BAB VI
PAHAM YANG MERUSAK

Pada saat ini, di Negara-negara kaum muslimin telah muncul berbagai macam aliran pemikiran, keyakinan yang sesat, dan paham-paham yang merusak seperti: Freemasonry, Komunisme, Bahaisme, Sekularisme, Materialisme, Nasionalisme, Arabisme, Qadiyanisme, dan sebagainya.
Untuk mengetahui sejauh mana penyimpangan paham-paham tersebut, serta beberapa besar bahaya yang ditimbulkannya bagi Islam dan kaum muslimin, maka berikut ini akan kami uraikan secara ringkas, menyangkut beberapa paham yang merusak tersebut.
Freemasonry
Freemasonry adalah sebuah organisasi milik kaum Yahudi yang bergerak secara rahasia dan sangat hati-hati dalam menjalankan misisnya, yaitu mendukung program Zionisme, dan berencana menguasai dunia. Freemasonry senantiasa menyeru kepada ateisme, penghalalkan segala cara dan kerusakan .
Freemasonry memiliki anggota yang terdiri dari para eksekutif dan tokoh-tokoh terkenal dunia. Diantara mereka terdapat perjanjian dan kesepakatan untuk saling menjaga kerahasiaan keanggotaan mereka. Mereka juga mempunyai jadwal pertemuan yang rutin. 44) Ada beberapa organisasi yang bernaung di bawah Freemasonry, diantaranya adalah Rotary Club dan Lion Club.

Bahaya Freemasonry
Freemasonry melaksanakan aktivitas yang berbahaya bagi kaum muslimin . Diantara bahayanya yaitu antara lain :

Pendangkalan Aqidah Islam
Freemasonry senantiasa berusaha mempengaruhi pikiran ummat Islam, agar keimanannya goyah. Misalnya, kepada orang Islam yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala beriman kepada para Rasul-nya dan kepada hari akhir, dikatakn kepadanya bahwa itu hanyalah khayalan belaka, dan termasuk sesuatu mengada-ada.

Menghapuskan Agama
Persyaratan untuk menjadi anggota Freemasonry, siantaranya adalah seorang harus melepaskan diri dari semua ikatan baik ikatan agama, moral, maupun Negara.

Merusak Moral dan Pemikiran
Gerakan Freemasonry mengadakan aktivitas yang merusak nilai-nilai moral, menghancurkan pemikiran, menyebarluaskan kekacauan, lalu menyelewengkan pejabat Negara, dengan mengeksploitasi wanita, seks, dan uang.

Menyebarluaskan Dekadensi Moral
Freemasonry sangat gencar dalam menyebarluaskan dekakensi moral di kalangan pemuda-pemudi Islam, diantaranya dengan membuka lebar-lebar pintu kemaksiatan, seperti: bar, narkotika, free sex, blue film, video rental porno, aborsi, mencela nilai perkawinan dan memutuskan ikatan keluarga.

Sosialisme Komunisme
Sosialisme Komunisme adalah sebuah aliran pemikiran yang berasas ateisme, dan men
ndasarkan segala sesuatu pada wujud dan materi, sehingga tidak mempercayai hal-hal yang bersifat bukan materi.
{Sosialisme adalah paham yang mengakui harta benda, industry, dan perusahaan, menjasi milik Negara. Komunisme adalah paham yang menghapuskan hak milik perseorangan dan menjadikan hak milik bersama yang dikontrol oleh Negara, Atheisme adalah paham yang tidak mengakui adanya Tuhan dan alam ghaib – ed }
Kaum Sosialis Komunis menyebarkan persepsi tentang sejarah yaitu bahwa perkembangan sejarah manusia timbul karena pertikaian antara kaum Borjuis ( orang kaya)
Dan kaum Proletar ( kaum buruh dan orang-orang miskin ).{ Sampai-sampai, pemikiran mereka ini mempengaruhi sebagai cendikiawan muslim, yang mengatakan bahwa perjuangan Muhammad melawan Musyrikin Quraisy,merupakan perjuangan kaum proletar melawan kaum borjuis.Sungguh sesat dan menyesatkan pendapat seperti ini – ed }
Teori pemikiran sosialisme komunisme tersebut dikemukakan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, lalu dipraktikkan dalam revolusi komunis Rusia pada tahun 1917. 45 )

Bahaya Sosialisme Komunisme
Paham Sosialisme Komunisme sangat berbahya bagi kaum muslimin. Diantara bahaya Sosialisme Komunisme dapat dirinci sebagai berikut:

Menyebarluaskan Ateisme
Sosialisme Komunisme didirikan diatas dasar ateisme yaitu paham yang mengingkari adanya Allah, dan mengingkari adanya hal-hal ghaib, seperti: malaikat, surge, neraka, dan adzab kubur.
Semboyan mereka adalah, “ Kita beriman pada tiga hal : Marx, Lenin, dan Stalin.
Dan kita ingkar pada tiga hal : Tuhan, Agama, dan Individualisme.”

Mengingkari Moral
Karena mereka mengingkari agama, maka mereka pun mengingkari nilai-nilai moral { dalam Islam disebut akhlak, akhlaqul-karimah – ed }. Mereka menganggap, bahwa manusia tidak perlu mematuhi tuntunan moral, sebab, moral merupakan aturan dan nilai yang nisbi, yang tidak tetap. 46 )

Menolak Al-Qur’an
Kaum sosialis komunis berusaha memunculkan keraguan pada hati kaum muslimin, dengan mengatakan bahwa Al-Qur’an baru muncul di zaman pemerintahan Utsmani bin Affan, bukan berasal dari masa Nabi Muhammad.
Mereka tidak mengakui adanya ikatan perkawinan, dan menyerukan free sex kepada manusia.

Menerapkan Cara Kekerasan
Tujuan Sosialisme Komunisme adalah merebut kekuasaan. Untuk merebut kekuasaan, mereka tidak ragu-ragu menggunakan cara kekerasan dan kekuatan senjata. Didalam sejarah tercatat, bahwa mereka telah menyembelih jutaan kaum muslimin di Uni Soviet, dan menghancurkan masjid-masjid, kemudian menyulapnya menjadi sarana-sarana hiburan bagi masarakat Komunis.

Mendirikan Partai Komunis
Untuk memaksakan paham sosialisme komunisme, mereka memerlukan kekuasaan dan untuk meraih kekuasaan, mereka berjuang melalui partai. Maka mereka mendirikan partai komunis di Negara-ngara kaum muslimin,s seperti di Mesir, Irak, Suriah, Libanon, Palestina, Yordan, Yaman utara, dan di Negara lain. Namun perjuangan partai komunis tersebut mengalami kegagalan total. 47 )

Materiatisme
Materiatisme adalah sebuah aliran filsafat yang mengagung-agungkan kebesaran individu tanpa batas. Aliran ini menyatakan, “ Seorang manusia mempunyai kebebasan tanpa batas dalam berpikir dan tidak ada seorang pun yang berhak mencampurinya.”{ Materiatisme juga berarti, pandangan hidup yang mendasarkan segala sesuatukepada kebendaan semata, dan mengesampingkan semua yang bersifat bukan kebendaan – ed } Hingga kini, aliran sesat ini masih terus berkembang. 48 )
Tokoh pencetus materiatisme adalah seorang filosof Prancis yang bernama Jeanne Paul Satre.

Bahaya Materiatisme
Bagi kaum muslimin, Materiatisme sangat berbahaya. Di antara bahaya yang ditimbulkan oleh Materiatisme yaitu antara lain :

Mengingkari Agama
Materiatisme mengingkari adanya Allah, malaikat, Rasul, agama, surge, neraka dan segala sesuatu yang bersifat ghaib atau bukan materi. Menurut paham ini, semua yang bersumber dari agam merupakan penghalang bagi kemajuan manusia. { Kesimpulan ini, didasarkan pada sikap gereja yang menolak perkembangan ilmu pengetahuan. Pada masa lalu, sebagian gereja di Barat telah menolak penemuan tentang bulatnya bumi. Lalu menggangap, bahwa semua agam berpaham seperti itu. Padahal, Kitab A-Qur’an justru berisi muatan-muatan ilmu pengetahuan yang jauh lebih maju dibandingkan ilmu pengetahuan yang diketahui oleh manusia pada masa ini. – ed }

Mengabaikan Moral
Materiatisme menolak tunduk kepada batasa moral yang tetap. Bagi mereka, moral merupakan peraturan yang nisbi, tidak tetap, tergantung dari kesepakatan manusia. Sehingga, manusia dapat berbuat dengan landasan moral sekehendak hatinya.

Merusak Moral
Materiatisme mengajarkan pemikiran yang merusak moral para pemuda, sehingga tersebarlah dekadensi moral seperti: free sex, homoseks, lesbian, menghalalkan segala cara, berfoya-foya, tari-tarian, berdansa, narkotika, dan berbagai kerusakan moral lain-nya. 49)

6.4  Bahaisme
Bahaisme adalah sebuah gerakan yang didirikan oleh Mirza Ali Muhammad Ridha As- Sairazi pada tahun 1260 H. Atau tahun 1840 M, di bawah perlindungan imperialis Rusia, Yahudi dan Inggris, dengan tujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan ummat Islam.
Gerakan Bahaisme memiliki beberapa keyakinan serta ajaran yang sesat dan menyesatkan, yaitu antara lain :
Mereka menyakini adanya reinkarnasi, yaitu bahwa setelah seorang manusia mati, maka ia dapat hidup kembali, dalam bentuk yang sama ataupun bentuk yang lain.
Menta’wilkan Al-Qur’an sekehendak hati atau akalnya, sehingga maknanya sangat jauh menyimpang dari kebenaran.
Mengharamkan hijab atau jilbab bagi wanita, menghalalkan nikah mut’ah { nikah kontrak, nikah dengan perjanjian hanya untuk jangka waktu tertentu saja, setelah habis batas waktu perjanjian, maka putuslah ikatan pernikahan diantara mereka – ed }. Dan menggangap bahwa harta dan wanita merupakan milik bersama.
Kiblat menurut merka adalah rumah yang ada pintunya, [ bukan Ka’bah di Masjidil Haram, sehingga mereka dapat melakukan shalt menghadap rumah yang ada pintunya – ed }
Mereka mengingkari kerasulan Muhammad dan mengatakan bahwa Rasulullah shallahu’alaihi wasallam bukanlah penutup para nabi dan para rasul.

6.5  Qadiyanisme
Qadiyanisme adalah sebuah gerakan yang didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiyani pada tahun 1900 M, yang direncanakan oleh kaun imperialis Inggris di India, dengan tujuan untuk menyesatkan kaum muslimin dan menghilangkan syariat jihad dari ajaran islam.50)
Ajaran Qadiyanisme sangat menyimpang dari ajaran Islam yang benar, dan diantara penyimpangan tersebut antara lain :
Mereka menyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Al-Masih, yang kedatangannya telah dijanjikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka juga menyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad lebih muda dari para rasul. Menurut mereka, kenabian tidak berakhir dengan kerasullan Muhammad Shalallahu’alahi wassalam. Mereka mengaku memiliki kitab suci sendiri yang turun dari Allah Subhanahu wa Ta’ala ( seperti halnya Al-Qur’an) dan mereka mengaku sebagai penganut agam baru { yaitu penganut agam yang di bawa oleh Mirza Ghulam Ahmad dan bukan penganut Islam yang dibawa oleh Radullullah Muhammad Shallallahu’alaihi wassallam - ed }
Mereka berkeyakinan bahwa kota Qadiyan sama derajatnya dengan kota suci Makkah dan Madinah, bahkan lebih suci dan lebih mulia dari keduanya. Mereka berkiblat kekota Qadiyan, dan kesana pula para penganut Qadiyanisme melaksanakan ibadah haji.
Penganut Qadiyanisme menganggap kafir terhadap semua orang yang tidak mau mengikuti ajaran Qadiyanisme.
Mereka manghalalkan khamr ( minuman kers ), narkotika dan sejenisnya.

6.6  Sekularisme
Sekularisme merupakan paham yang memisahkan antara agama dan kehidupan dunia { dan berpaham bahwa moralitas tidak perlu didasarkan pada ajaran agama - ed }51) Sekularisme lahir dari dataran Eropa, kemudian menyebar keseluruh penjuru dunia melalui imperialisme, sosialisme, dan kristenisasi.
Ajaran sekularisme sangat berbahaya bagi kaum muslimin, karena akan memutuskan hubungan antara kehidupan manusia dengan aturan-aturan dinul Islam. Di antara bahaya sekularisme yaitu antara lain :
Mereka menghina Islam, Al-Qur’an dan kerasulan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassalam { mereka mengatakan bahwa Al-Qur’an ditulis oleh Muhammad yang sumbernya dari perkataan pendeta Bahira, sehingga Islam merupakan agama yang salah -ed }
Penganut sekularisme mengatakan bahwa ajran Islam hanyalah berisi puji-pujian yang bersifat rohani semata. 52)
Mereka menuduh bahwa Islam merupakan ajaran yang sudah usng, tidak cocok lagi dengan zaman yang serba modern, dan merupakan penyebab dari semua kemunduran.
Mereka menyeru para wanita muslimah agar berdandan seperti wanita-wanita Barat { yang menurut mereka dandanan wanita Barat menunjukkan tingginya peradaban manusia - ed }
Kata mereka, agar kaum muslimin tidak ketinggalan zaman, maka hendaklah mengambil system kehidupan Barat secara utuh, meliputi semua segi kehidupannya.
Para pendukung sekularisme berusaha mendidik generasi muda kaum muslimin agar melepaskan diri dari lingkungan agama, kemudian setelah generasi muda muslim menjauhi agama, mereka diperalat untuk menjadi penghancur etika kemasarakatan di kalangan kaum muslimin.

Arabisme
Arabisme adalah sebuah gerakan pemikiran dan politik, yang menyerukan kepada seluruh penduduk Arab untuk mengagungkan bangsa Arab, kemudian mendirikan Negara Arab bersatu yang berlandaskan persamaan daerah, sejarah, dan bahasa, dengan melepaskan ikatan keagamaan.
Gerakan Arabisme merupakan “ anak emas” dari gerakan Nasionalisme yang lahir di Eropa. 54 )
{ Gerakan Arabisme termasuk gerakan yang berbahaya bagi kaum muslimin, khususnya bagi penduduk Jazirah Arb, sebab, bila kaum muslimin mengikuti ajaran ini, sama artinya dengan mengembalikan Dunia Islam ke masa jahiliyah, ketika setiap qabilah merasa bangga dengan qabliyyah, lalu mereka membela warganya meskipun warga tersebut berbuat zhalim.Padahal ,Rasullullah Shallallahu’alaihi wasallam telah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar, telah berjihad melalui beberapa peperangan, telah menolak dijadikan raja, tiada lain hal tersebut untuk menyatukan manusia di dalam ikatan aqidah Islamiyyah, dan melepaskan ikatan fanatisme kesukuan ataupun fanatisme kebangsaan - ed }





0 komentar:

Mari berdiskusi...

--------------------------------------------------------------------

Awali dengan bismillah sebelum memberi komentar...

--------------------------------------------------------------------